Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

Perkembangan Mahasiswa di Era Digital

Gambar
Perkembangan Mahasiswa di Era Digital "Resume Materi H-2 PKKMB UNUSA" Materi pertama pada PKKMB UNUSA hari kedua ini adalah Perguruan Tinggi di Area Digital dan Revolusi Industri yang disampaikan oleh Pak Ainun Najib. Di era sekarang ini, teknologi AI sudah marak digunakan mulai dari pelajar hingga mahasiswa. Munculnya AI dapat diartikan seperti munculnya listrik di kehidupan manusia yang membawa suatu perubahan. Namun, secanggih-canggihnya, AI tidak dapat menggantikan manusia dalam aspek berpikir kreatif atau tidak dapat menciptakan sesuatu yang baru karena kembali lagi bahwasannya AI adalah kecerdasan buatan. AI hanya dapat menciptakan sesuatu yang ia lihat atau simpan pada sistemnya.  Lalu, aspek kedua yang tidak dapat digantikan atau dilakukan oleh AI adalah perilaku kemanusiaan. AI tidak benar-benar paham dengan suatu peri kemanusiaan, AI hanya meniru hal yang sebelumnya pernah ia dapat. Maka dari itu, manusia perlu memiliki rasa kemanusiaan dan dapat berpikir kreatif ag...

Membangun Mahasiswa yang Cerdas dan Berkarakter

Gambar
Membangun Mahasiswa yang Cerdas dan Berkarakter "Resume Materi H-1 PKKMB UNUSA"   Pada PKKMB UNUSA hari pertama, terdapat beberapa materi yang telah dibahas oleh pemateri. Salah satunya adalah materi mengenai Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara yang disampaikan oleh pemateri, Yudi Latif, MA., Ph.D. Seperti yang telah dijelaskan oleh beliau, bahwasannya Indonesia merupakan negara pelopor dalam mencapai kemerdekaan. Sehingga, negara lain menjadikan Indonesia sebagai model untuk ditiru taktiknya. Meski menjadi negara pelopor, Indonesia masih belum sebaik atau mengalami keterlambatan jika dibandingkan dengan beberapa negara lain.  Besar tidaknya suatu negara, tidak dilihat dari seberapa luas negara tersebut, melainkan ditentukan oleh karakter dan kualitas manusianya. Di Indonesia, masyarakat cenderung mengembangkan pergaulan dengan sesamanya, padahal jika kita ingin menyatukan Indonesia, kita harus menemukan titik-titik temu denga...